Kecukupan oksigen dalam tubuh dapat menghambat penuaan lebih dini. Dengan kecukupan oksigen tersebut, seluruh organ tubuh akan melakukan fungsinya dengan baik. Termasuk organ kulit yang begitu tipis dan merupakan organ luar dari tubuh yang ternyata memerlukan oksigen pula. Kulit tetap bisa diremajakan bila tubuh mendapat pasokan oksigen yang cukup setiap harinya. Sel-sel dalam jaringan tubuh yang kekurangan oksigen membuat seseorang merasa mudah lelah dan kurang bergairah. Untuk mencegah berbagai penyakit yang menyerang manusia bisa dilakukan oleh tubuh yang kecukupan oksigen. Semua itu harus didukung oleh kelancaran sirkulasi darah yang mengantarkan oksigen. Memperlambat penuaan Tentu semua orang khususnya wanita ingin dapat mempertahankan tubuh dengan tetap tampil awet muda. Namun, seiring dengan bertambahnya usia seseorang secara perlahan-lahan tubuh akan mengalami perubahan dan penurunan fungsi. Perubahan itu dapat dilihat dari kulit yang tadinya mulus dan lembut menjadi keriput.
Penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama dari proses penuaan dini adalah penurunan aktivitas sel dalam jaringan tubuh akibat kekurangan oksigen. Oksigen dalam tubuh diangkut oleh darah dalam sistem pembuluh darah. Dengan bertambanya usia, otomatis pembuluh darah akan menjadi lebih kaku akibat penumpukan-penumpukan beberapa zat terutama lemak yang disebabkan oleh pola dan gaya hidup yang tidak sehat serta masalah polusi lingkungan. Lalu apa hubungannya dengan Oksigen?? Endapan pada pembuluh darah itu mengakibatkan peredaran darah kurang lancar, padahal darah merupakan sarana pengantar oksigen ke sel-sel tubuh agar dapat melaksanakan fungsinya. Kecukupan oksigen dalam tubuh adalah melindungi pembuluh darah dari kerusakan. Untuk memperoleh kulit yang sehat dan cantik, tubuh memerlukan oksigen yang cukup untuk mempertahankan dirinya, bereproduksi dan membentuk lapisan baru. Kulit yang kering dan kusam mengurangi kecantikan seseorang. Penampilan yang cantik terlihat dari penampilan kulit juga. Kebiasaan buruk sering mengganggu dan berpengaruh terhadap kulit. Sering beraktivitas diluar rumah penuh asap dan debu atau tidur terlalu malam akan mempengaruhi kulit. Makanan juga sangat berpengaruh terhadap kulit demikian pula dengan penyakit. Seperti pada organ - organ tubuh lainnya yang membutuhkan oksigen, kulit pun demikian juga sangat membutuhkan oksigen. Kekurangan oksigen bisa membuat pori-pori kulit bermasalah yang mengakibatkan pori-pori tersumbat. Akibatnya sirkulasi menjadi tidak lancar, sehingga pembuangan kotoran dan lemak menjadi terhambat sehingga munculah penyakit kulit yang ditakuti oleh sebgaian besar wanita diantara jerawat, komedo dan noda hitam pada wajah akibat paparan sinar matahari. Kecukupan oksigen dalam tubuh menbuat sel dan jaringan kulit dapat terbangun kembali. Walau demikian, tidak pelu khawatir karena kulit masih bisa diremajakan bila tubuh tetap mendapat pasokan oksigen yang cukup setiap hari. Oksigen dapat menekan dan menurunkan kolesterol dalam darah, melancarkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh sehingga sel-sel kulit mati dapat melakukan regenerasi dalam mengencangkan kulit. by: PP (Suggest: Gunakan Kombinasi Produk lampe Berger Dan Estebel dan Rasakan Hasiatnya)
Lampe Berger And Estebel
MENU
- Lampe Berger (30)
- Others (23)
- Estebel (21)
- Testimonies (9)
- Photos Activity (2)
Rabu, 12 Maret 2008
Kulit dan Oksigen
Posted by
Admin
at
19.46
Labels:
Estebel,
Lampe Berger
0
comments
Selasa, 11 Maret 2008
Ingin Cepat Dapat Momongan ??? Dambaan Wanita
Pdpersi, Jakarta - Banyak pasangan yang sudah menjalani kehidupan rumah tangga selama lebih dari satu tahun, namun belum juga diberi momongan. Padahal mereka selalu getol memeriksakan diri pergi ke dokter kandungan untuk memastikan kesehatannya. Tak jarang dari hasil pemeriksaan, baik lewat pemeriksaan hormon dan darah, keduanya dinyatakan normal. Menyikapi hal tersebut, ada beberapa faktor yang mesti diperhatikan agar Anda yang ingin cepat memiliki momongan : Usia kurang dari 35 tahunUsia wanita yang ideal untuk mendapatkan momongan adalah usia dibawah 35 tahun. Jika usia sudah diatas 35 tahun, maka cadangan sel telur di indung telur sudah berkurang dan kualitasnya juga menurun. Jadi persentase untuk mendapatkan momongan juga agak berkurang, meski tergantung pada masing-masing orang. Karena masih ada wanita yang bisa hamil walaupun usianya sudah 40 tahun. Masa suburMasa subur tergantung pada siklus menstruasi. Siklus menstruasi wanita normal bervariasi yaitu diantara 21-36 hari. Masa subur dihitung plus minus 3 hari pada 14 hari dari haid berikutnya. Misalnya, bila haid jatuh pada tanggal 28 Juli 2005, maka tanggal subur dihitung 14 hari sebelumnya yaitu 14 Juli 2005. Masa subur plus minus 3 hari dari 14 Juli yaitu 11-17 Juli 2005.
Meminimalisasi Sperma Keluar Dari VaginaPeluang kehamilan tidak ada hubungannya dengan orgasme dan posisi berhubungan seks. Yang paling penting adalah pertemuan antara sperma dengan sel telur. Saat ejakulasi, minimalkanlah terbuangnya sperma meski hanya dibutuhkan satu sperma untuk membuahi sel telur. Posisi wanita di atas atau di bawah, berdiri atau gaya lainnya, bisa dilakukan selama hubungan seksual. Setelah ejakulasi panggul wanita sebaiknya ditinggikan atau diletakkan di atas bantal agar sperma terendam di dalam rahim. Dan yang terpenting adalah sperma pasangan Anda dalam kualitas yang bagus. Faktor Nutrisi Dan OlahragaOLahraga secara teratur sangat baik untuk kesehatan seksual. Dengan berolahraga, maka aliran darah kesemua organ termasuk kedalam rahim akan berjalan lancar. Begitu pula dengan nutrisi yang seimbang. Vitamin E sebagai antioksidan yang banyak dikonsumsi dalam bentuk jus tauge mentah sebetulnya kurang terbukti manfaatnya. Sebagian penelitian yang mengatakan vitamin E tidak menunjang kesuburan, tapi sebagian lagi mengatakan menunjang kesburuan. Namun walaupun demikian tidak ada salahnya Anda mengkonsumsi vitamin E. Anda dan pasangan sudah memenuhi faktor-faktor di atas, namun belum juga mendapat momongan, sebaiknya Anda berdua memeriksakan diri ke dokter. Faktor-faktor lain yang ikut menentukan kehamilan yang perlu diperiksa antara lain : Silus bertelur dan spermaWanita harus mempunyai sel telur dan suami memiliki sperma dengan kualitas bagus. Bila wanita dengan pola haid tidak teratur alias maju mundur tidak karuan, maka lebih cenderung dianggap tidak bertelur. Penyebabnya bermacam-macam bisa akibat gangguan hormonal atau kegemukan. Suami disebut memiliki sperma dengan kualitas yang bagus bila jumlah spermanya minimal 20 juta sperma, morfologinya (bentuk anatomi) normal dan gerakan sperma (mortilitas) juga bagus. RahimKesehatan organ reproduksi harus baik. Bentuk rahim, saluran telur, indung telur harus normal. Keberadaan tumor meski sebesar jerawat didalam saluran telur atau indung telur bisa menyebabkan kemungkinan tidak hamil. SaluranBila anatomi rahim sudah sehat maka perlu diperiiksa saluran rahim, jalan masuknya sperma. Jika saluran tersumbat, misalnya karena infeksi, maka otomatis sel sperma tidak bisa bertemu dengan sel telur. HormonalGangguan hormonal yang dipengaruhi faktor fisik dapat membuat sel telur tidak keluar dari indung telur. Biasaya dokter memastikan pasiennya memiliki siklus bertelur atau tidak dengan pemeriksaan hormonal dan USG. Pemeriksaa USG yaitu dengan melihat folikel (gelembung kecil) membesar atau tidak dan pecah atau tidak pada hari-hari tertentu di hari ke 13-15 pada saat masa subur dan ketebalan rahim cukup atau tidak. (Suggest: Gunakan Lampe Berger dengan Essential Oil Rose D'Iris dapat meninggkatkan tingkat kesuburan wanita, Silahkan Coba.)
Posted by
Admin
at
19.55
Labels:
Lampe Berger
0
comments
Kamis, 06 Maret 2008
Miom Dapat Mengakibatkan Kemandulan dan Keguguran
Seorang wanita yang tidak menyadari ada sebuah gumpalan daging dirahimnya setelah diperiksa disebut miom. Memang, miom penyakit wanita dan menyerang usia produktif hingga 20 persen. Miom adalah sebuah jaringan otot yang tumbuh secara abnormal, terjadi karena otot rahim berkembang secara berlebihan. Menurut istilah kedokteran miom ini biasa disebut dengan fibroid atau lebih dikenal dengan myoma atau miom.Miom hampir 79 persen tumbuh di badan rahim ( miom uteri) dan sebagian kecil tumbuh di leher rahim (miom servik uteri) ini merupakan salah satu tumor (daging tumbuh) yang jinak yang dapat terjadi pada wanita berusia 35 tahun. Tidak semua wanita dapat terkena miom. Tetapi wanita yang telah menstruasi, punya kemungkinan terkena miom. Bahkan miom dapat tumbuh ketika wanita mendapatkan menstruasi. Wanita yang memiliki keluhan seperti nyeri ketika haid, sering sakit pada pinggul, haid tidak beraturan, pendarahan haid yang sangat banyak, perut yang membesar selama haid dan frekuensi buang air kecil yang tinggi juga harus diwaspadai sebagai petunjuk adanya miom. Sebagian besar tumor ini tidak dirasakan kehadirannya. Hal ini dikarenakan pertumbuhan miom sangat lambat. Paling sedikit pertumbuhan miom memerlukan waktu sekitar 8 tahun dan sangat sulit dideteksi. Oleh karena itu kebanyakan miom ditemukan secara kebetulan. Salah satunya pada saat USG kehamilan. Beberapa ahli mengatakan bahwa adanya miom dapat terjadi karena adanya stimulasi hormone estrogen atau yang biasa disebut dengan cell nest. Hal tersebut terjadi karena adanya rangsangan yang kuat, sehingga sela yang belum dewasa terpaksa tumbuh dan berkembang yang mengakibatkan pertumbuhan yang abnormal. Menurut Dr.dr. T Z Jacoeb SpOG, karena adanya hubungan antara miom dengan hormone estrogen, maka miom dapat membesar pada usia reproduksi dan mengecil pada pasca menopause. Sebenarnya tanda-tanda yang bisa menjadi petunjuk adanya miom ini sangat beragam. Hal ini dikarenakan adanya perbedaan besar-kecilnya tumor jinak yang sedang tumbuh dan keberadaan tumor tersebut. Gejala yang paling sering ditemukan adalah terjadinya pendarahan yang banyak, yang diakibatkan rongga rahim yang lebih luas dan adanya gangguan kontraksi rahim akibat massa tumor. Lalu adanya penekanan pada kandung kemih, ureter, rectum atau organ rongga panggul lainnya sehingga menimbulkan gejala sakit apabila sedang buang air kecil dan susah buang air besar. Gejala miom juga dapat terjadi karena adanya gangguan fungsi syaraf yang disebabkan adanya gangguan hormone estrogen serta emosi yang tidak seimbang. Sehingga gangguan fungsi syaraf tadi menyebabkan kesalahan bentuk otot di dalam rahim atau uterus. Selain itu, miom juga dapat terjadi karena adanya factor bakat yang kemudian dipicu oleh rangsangan hormon, makanan kaya lemak dan kelebihan berat badan. Sebagian dokter pun, ada yang mengatakan bahwa makanan memiliki pengaruh terhadap kemunculan miom. Makanan siap santap dari hewani yang pertumbuhannya dirangsang oleh hormone estrogen adalah salah satu makanan yang besar pengaruhnya dalam memicu pertumbuhan miom. Hal lain yang dapat memicu pertumbuhan miom juga karena adanya infeksi dan jamur di dalam rahim. Infeksi dan jamur memungkinkan miom tumbuh lagi walaupun telah diangkat. Oleh karena itu, kebersihan alat kelamin, keseimbangan berat badan dan keseimbangan emosi harus tetap dijaga. Miom yang 0,1 persennya dapat berubah menjadi ganas pada wanita yang telah menopause, juga dapat mengganggu rahim dan kehamilan pada wanita di usia produktif. Keterlibatan miom dengan kehamilan dapat mengakibatkan keguguran dan kemandulan. Hal ini dikarenakan miom terletak di dalam rahim. Apabila pertumbuhan miom tepat di ujung mulut rahim, maka hal tersebut akan menghalangi proses pembuahan. Lalu jika miom tumbuh tepat menghalangi saluran makanan janin, maka secara otomatis janin bisa terganggu pertumbuhannya dan meinggal karena kekurangan makanan dan oksigen. Posisi bayi yang sungsang dan nyeri saat kehamilan, merupakan beberapa akibat karena adanya miom. Hal ini dikarenakan pada bagian atas rahim terdapat gumpalan miom, sehingga bayi sulit bergerak kembali ke posisi normal. Keberadaan miomyang membawa dampak berupa kelainan letak bayi juga dapat menghalangi jalannya kelahiran, kelemahan pada kontraksi rahim pendarahan yang banyak setelah melahirkan dan gangguan pelepasan plasenta bahkan bisa menyebabkan keguguran. Selain itu kehamilan juga bisa memiliki dampak memperparah miom itu sendiri. Karan saat hamil, miom uteri cenderung membesar dan sering juga terjadi perubahan dari tumor yang menyebabkan pendarahan dalam tumor sehingga menimbulkan nyeri. PengobatanPengobatan yang dilakukan tergantung kepada beratnya gejala, usia penderita, status kehamilan, rencana kehamilan pada masa yang akan datang, kesehatan menyeluruh dan karakteristik miom. Bagi wanita yang belum mengalami masa menopause dapat diberikan obat anti peradangan non steroid untuk dapat mengatasi kram perut bagian bawah atau nyeri selama haid. Lalu bagi penderita penderita pendarahan menstruasi yang banyak juga dapat diberikan zat besi untuk mencegah terjadinya anemia. Selain itu tindakan pengobatan yang dapat dilakukan terhadap miom ini juga ada dua cara, yaitu miomektomi dan histerektomi. Miomektomi (pengangkatan miom) biasanya merupakan pilihan bagi penderita yang belum mengalami menopause dan memiliki rencana untuk hamil lagi karena biasanya kesuburan tetap terjaga. Miomektomi ini dapat dilakukan jika ukuran miom semakin membesar atau menyebabkan gejala yang tidak dapat ditolerir oleh penderita. Keuntungan dari miomektomi ini adalah dapat mengurangi rasa nyeri atau pendarahan hebat. Beberapa bulan sebelum pembedahan miom dilakukan, penderita akan diberikan hormon untuk memperkecil miom. Pembedahan ini tidak dilakukan selama kehamilan. Karena hal ini dapat menyebabkan keguguran dan kehilangan darah yang banyak. Sedangkan histerektomi (pengangkatan kandungan/seluruh rahim). Hal ini dilakukan jika penderita tidak memiliki rencana untuk hamil lagi. Selain itu juga dilakukan karena pendarahan menstruasi sangat banyak, mengalami nyeri hebat, adanya pertumbuhan miom yang cepat serta miom yang besar mengalami infeksi. Selain itu ada pula embolisasi arteri rahim. Ini merupakan prosedur baru. Dimana sebuah selang kecil dimasukkan melalui vena di selangkangan lalu ke dalam arteri yang menuju ke rahim. Melalui selang ini akan disuntikkan zat untuk menyumbat arteri secara permanent. Berkurangnya aliran darah ke rahim diharapkan bisa mencegah pertumbuhan tumor lebih lanjut dan akhirnya tumor mengecil. Tetapi efek jangka panjang dan keamanan kehamilan setelah prosedur ini masih belum diketahui. Menurut Jacoeb, apabila tumor berukuran kecil dan tidak membesar, maka cukup dilakukan pemeriksaan rutin setiap 3-6 bulan sekali. (Sumber : Sinar Kesehatan edisi Januari 2008) saran admin Gunakan Lampe Berger Essensial Oil The vert dan Rose
Posted by
Admin
at
00.08
Labels:
Lampe Berger
0
comments
Rabu, 05 Maret 2008
Stroke di Indonesia
Oleh DR dr Sitti Airiza Ahmad SpSK .
Stroke adalah suatu sindrom klinis dengan gejala berupa gangguan fungsi otak secara lokal atau global, yang dapat menimbulkan kematian atau kelainan yang menetap lebih dari 24 jam, tanpa penyebab lain kecuali gangguan vaskuler (WHO 1982). Insiden Stroke di negara maju cenderung menurun karena usaha prevensi primer yang berhasil terutama dalam hal pencegahan terhadap hipertensi. Akan tetapi di negara berkembang insiden ini justru menaik akibat pengaruh urbanisasi, perubahan gaya hidup, dan bertambahnya umur harapan hidup (Alex Kalache 1995). Insiden stroke pada daerah perkotaan (urban) di Indonesia diperkirakan 5 kali lebih besar daripada insiden di daerah pedesaan (rural) (Medical Research Unit. FK Unpad 1994). Hal ini dapat dilihat dari jumlah pasien stroke yang dirawat di rumah sakit terutama RS tipe B yang merupakan rumah sakit yang berada didaerah perkotaan. Pertambahan kasus stroke yang tidak diimbangi dengan perbaikan penatalaksanaan di rumah sakit menyebabkan dalam dekade terakhir stroke merupakan penyebab kematian nomor 1 di rumah-rumah sakit di Indonesia (Informasi Rumah Sakit. Depkes RI 1997). Kematian akibat stroke terutama terjadi pada fase akut dan umumnya terjadi pada saat penderita sudah berada di rumah sakit. Oleh karena itu disamping usaha prevensi primer perbaikan penatalaksanaan stroke di rumah sakit merupakan hal yang harus dilaksanakan.
Penatalaksanaan stroke akut di negara maju Penanganan stroke akut yang ideal adalah penatalaksanaan paripurna yang merupakan usaha dengan sisi ganda (“multifaceted”) (Adams, Vienna 2000) :
Usaha mengatasi keadaan iskemia. Terutama untuk stroke yang disebabkan karena penyumbatan pembuluh darah. Penatalaksanaan yang sudah terbukti bermanfaat adalah dengan pemberian obat trombolisis dalam waktu <>
Pemberian dapat dilakukan apabila tidak ada kontraindikasi medis dan ditunjang oleh hasil pemeriksaan CT Scan. Semuanya harus selesai dalamwaktu <>
Posted by
Admin
at
00.42
0
comments
Kamis, 28 Februari 2008
Heart Attack Symptoms and Warning Signs
A blockage in the heart's arteries may reduce or completely cut off the blood supply to a portion of the heart. This can cause a blood clot to form and totally stop blood flow in a coronary artery, resulting in a heart attack (also called an acute myocardial infarction or MI).
Irreversible injury to the heart muscle usually occurs if medical help is not received promptly. Unfortunately, it is common for people to dismiss heart attack symptoms.
What are the warning signs of a heart attack?
The American Heart Association and other medical experts say the body likely will send one or more of these warning signals of a heart attack:
Uncomfortable pressure, fullness, squeezing or pain in the center of the chest lasting more than a few minutes.
Pain spreading to the shoulders, neck or arms. The pain may be mild to intense. It may feel like pressure, tightness, burning, or heavy weight. It may be located in the chest, upper abdomen, neck, jaw, or inside the arms or shoulders.
Chest discomfort with lightheadedness, fainting, sweating, nausea or shortness of breath.
Anxiety, nervousness and/or cold, sweaty skin.
Paleness or pallor.
Increased or irregular heart rate.
Feeling of impending doom.
Not all of these signs occur in every attack. Sometimes they go away and return. If some occur, get help fast. IF YOU NOTICE ONE OR MORE OF THESE SIGNS IN YOURSELF OR OTHERS, DON'T WAIT. CALL EMERGENCY MEDICAL SERVICES (9-1-1) RIGHT AWAY! In the event of cardiopulmonary arrest (no breathing or pulse), call 9-1-1 and begin cardiopulmonary resuscitation (CPR) immediately.
How does the doctor know if I've had a heart attack?
The actual diagnosis of a heart attack must be made by a doctor who has studied the results of several tests. The doctor may:
Review the patient's complete medical history.
Give a physical examination.
Use an electrocardiogram (or EKG) to discover any abnormalities caused by damage to the heart.
Use a blood test to detect abnormal levels of certain enzymes in the bloodstream.
Admin This Blog Suggest use essential oil Lavender aromateraphy for decrease your heart rate
Posted by
Admin
at
23.10
Labels:
Lampe Berger
0
comments
Rabu, 27 Februari 2008
Penemuan Terbaru Mengenai Kanker Hati!
Jangan Tidur Larut Malam!
Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia
kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37 tahun
yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati
(GOT,GPT), tetapi ternyata saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui
positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm!
Selama ini hampir semua orang sangat bergantung pada hasil indeks
pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index).
Mereka menganggap bila pemeriksaan menunjukkan hasil index yang normal
berarti semua OK.
Kesalahpahaman macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter
spesialis. Benar-benar mengejutkan, para dokter yang seharusnya memberikan
pengetahuan yang benar pada masyarakat umum,ternyata memiliki pengetahuan
yang tidak benar. Pencegahan kanker hati harus dilakukan dengan cara yang
benar.Tidak ada jalan lain kecuali mendeteksi dan mengobatinya sedini
mungkin,demikian kata dokter Hsu Chin Chuan.
Tetapi ironisnya, ternyata dokter yang menangani kanker hati juga bisa
memiliki pandangan yang salah, bahkan menyesatkan masyarakat, inilah
penyebab terbesar kenapa kanker hati sulit untuk disembuhkan.
Penyebab utama kerusakan hati adalah :
1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling
utama.
2. Tidak buang air di pagi hari.
3. Pola makan yang terlalu berlebihan.
4. Tidak makan pagi.
5. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan.
6. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna,
Pemanis buatan.
7. Minyak goreng yang tidak sehat. Sedapat mungkin kurangi penggunaan
minyak goreng saat menggoreng makanan hal ini juga berlaku meski
menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil.
Jangan mengkonsumsi makanan yang digoreng bila kita dalam kondisi penat,
kecuali dalam kondisi tubuh yang fit.
8. Mengkonsumsi masakan mentah (sangat matang) juga menambah beban hati.
Sayur mayur dimakan mentah atau dimasak matang 3/5 bagian. Sayur yang
digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan.
Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan.
Cukup atur gaya hidup dan pola makanan sehari-hari.
Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh
kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna
sesuai dengan jadwalnya.
Sebab:
Malam hari pk 9-11 :
adalah pembuangan zat- zat tidak berguna/beracun( de-toxin) di bagian
sistem antibodi (kelenjar getah bening).
Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau
mendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam
kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi
anak belajar, hal ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan.
Malam hari pk 11-dini hari pk 1 :
saat proses de-toxin di bagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur
pulas.
Dini hari pk 1-3 :
proses de-toxin di bagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur.
Dini hari pk 3-5 :
de-toxin di bagian paru-paru. Sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi
penderita batuk selama durasi waktu ini.
Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernafasan,
maka tak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses
pembuangan kotoran.
Pagi pk 5-7 :
de-toxin di bagian usus besar, harus buang air di kamar kecil.
Pagi pk 7-9 :
waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi.
Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 6:30.
Makan pagi sebelum pk 7:30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga
kesehatannya.
Bagi mereka yang tidak makan pagi harap merubah kebiasaannya ini, bahkan
masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9- 10 daripada tidak makan
sama sekali.
Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses
pembuangan zat-zat tidak berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga
pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk
memproduksi darah.
Semoga bermanfaat.. ......... (Maria Elizabeth, Dari Berbagai Sumber)
Posted by
Admin
at
06.35
Labels:
Lampe Berger
0
comments